Learn To Fly

Learn To Fly

Selasa, 21 Mei 2013

Lika Liku Hidup Sang Sarjana Muda

Holaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

Hehe, Di post sebelumnya saya cerita pengalaman kerja pertama saya, nah ini adalah kelanjutannya. Hari itu adalah hari yang cerah dimana seperti biasanya ketika jam berdenting pukul 05.00 pagi alarm berbunyi, dan saya adalah salah satu pemberontak dimuka bumi ini yang ingin sistem alarm di jam dihapuskan hahahaha. Sudah bisa ditebakkan mimpi saya tetap berlanjut.

Dan seketika saya terperanjat, terhentak, kaget, terlena #loh *ambil penghapus dan kemudian hapus kata terlena. Waktu menunjukan jam 08.30 waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahh, terlambat.Tapi saya dengan santainya tetap bangun mengambil handuk dan tentu saja celana oh ya dan yang terpenting adalah celana dalam yang bergambar superman karena itu adalah celana dalam kesayangan saya hmmmmm :D. Dengan langkah berat sambil berpikir alasan datang terlambat untuk HRD kantor saya yang bawel dan galak *membayangkan muka HRD berubah menjadi kelinci yang lucu dan imut tapi tiba-tiba menjadi beruang kutub yang kelaparan (-.-) hufft, sempoyongan menuju ruang persidangan pagi alias kamar mandi coy, seperti biasa dikamar mandi saya melihat celana dalam teman satu kos bergantungan *walau jijik sok cuek. Mulai saya mandi dengan perlahan saya buka baju sambil goyangkan pinggul joget ala india selanjutnya melepas celana saya dan ketika menengok kebawah arghhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh!! #sensor *Loh kok jadi iklan sabun ya, wkowkowkw dah deh lanjut aja intinya saya mandi coy jangan mikir jorok woii!!.

Nah ini gambar saya pas mandi imutkan wkowkowkowko!!!!!

Dah ah lanjut, selesai mandi saya masih berpikir alasan saya terlambat, hmmmmm akhirnya saya putuskan bergaya ada janji meeting dengan orang lain, selanjutnya saya bersiap-siap menuju kantor dengan busana yang klimis alias rambut dengan gaya disisir halus kayak Elvis haha, memakai setelan jas dan dasi dengan sepatu mengkilap hmmmm sepertinya salah nulis, gini dah saya kekantor make seragam dan memakai sepatu casual aja hahaha biasa kantor skala lokal aja soalnya :P .

Mulai saya menaiki kendaraan motor matic saya hal pertama yang saya lakukan adalah berdoa dan sesudah itu jelas saya harus membakar satu batang rokok supaya hari ini lebih berkesan dalam benak saya *bukan iklan larangan merokok :D.

Setibanya dikantor saya memakir kendaraan dan berlanjut berjalan menuju pintu masuk, dan terlihat lah dari suatu sudut orang-orang sedang duduk dan sibuk dengan urusannya sendiri-sendiri. Setelah masuk saya absen terlebih dahulu dengan menempelkan ibu jari saya di mesin absen alias finger print dan selanjutnya saya mengisi form keterlambatan disebelah finger print, ok beres. Tapi tiba-tiba "Aziz.....!!!" Nah jelas dah ketebak suara siapa itu HRD saya coy aduuuuuuuuuuuuuuh!! *5 menit disidang karena terlambat, huffft.

*Menghela nafas lega, akhirnya saya bisa duduk dimeja saya, Dan selanjutnya adalah "Kerja" kata yang selalu tak jauh dari sebuah perjalanan hidup jaman ini (-_-!). Dan hari itu saya harus mengerjakan report sebuah event yang saya jalankan karena saya adalah project officer dikantor tersebut.

Sambil melihat jam dan terlihat 15.00 wib *masih dua jam kerja, huuuft masih lama karena jam kerja saya adalah pukul 09.00-17.00 wib, seketika itu saya mendengar HP saya berdering dan muncul nomor tak dikenal dengan kode area 021-xxxxxx alias no kota Jakarta, antara ketidaktahuan dan ketakutan akhirnya hati saya tergerak untuk menerima telepon tersebut "Hallo, apa benar ini Bpk. Aziz" Kata seorang wanita di dalam obrolan pesawat telepon "Ya, Benar sekali ada apa ya ini dengan siapa dan bisa saya bantu" dan itulah kata sapaan saya pertama kali ke wanita tersebut, Dan ternyata itu adalah panggilan untuk menarik saya bekerja di sebuah salah satu perusahaan besar di Indonesia, setelah 10 menit berbicara akhirnya wanita itu mengucapkan "Saya tunggu keputusannya ya Bpk. Aziz" dan saya menjawab "Baik, Terima kasih",. Dengan terkejut saya memandangi sekitar melihat teman-teman sekantor yang dalam 3 bulan ini saya mulai akrab dan suka akan tindakan konyol saya yang sering saya lakukan saya mulai menundukkan kepala. Berpikir keras keputusan apa yang harus saya ambil, akhirnya saya memutuskan menerima tawaran tersebut bukan karena saya egois karena itu menyangkut kehidupan saya dan orang-orang yang saya sayangi dan bukan karena tega meninggalkan teman-teman kantor dimana tempat saya bekerja sekarang. Hidup itu pilihan kadang pilihan harus ada sebuah pengorbanan dan kita tidak tahu kebaikan atau keburukan yang akan dihadapi tapi kita sebagai manusia harus berusaha dan terus berusaha menjadi yang terbaik untuk orang-orang yang berada disekeliling kita walau itu harus dengan perpisahan dan saya hanyalah salah satu badut yang periang tapi pada akhirnya dapat juga menangis :'( .






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan anda berkomentar, namun tetap jaga kesopanan dengan tidak melakukan komentar spam